Program Literasi
  1. Jurnalistik Muda

Jurnalistik Muda (Jurda) merupakan organisasi internal SMAS Mutiara Bunda yang berperan sebagai media penyebaran informasi yang akurat, cerdas, dan faktual. Organisasi yang berdiri sejak tahun 2018 ini tidak hanya memuat liputan kegiatan-kegiatan sekolah saja, tetapi juga menampung karya tulis warga SMA Mutiara Bunda pada Majalah Jurnalistik yang diterbitkan tiap beberapa bulan sekali.

  1. Penulisan Karya Tulis

Program unggulan ini mendorong para murid agar berani tampil cerdas, berkualitas, dan inovatif untuk menciptakan karya tulis yang luar biasa. Murid belajar menghasilkan karya sastra dan karya tulis ilmiah dengan proses penulisan yang terstruktur melalui pembekalan dan pendampingan yang profesional dari guru maupun ahli bidang terkait. 

  1. Target Bacaan Tiap Tahun

Program ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menumbuhkan kecintaan murid terhadap buku. Dalam satu tahun ajaran, murid memiliki target bacaan yang harus dipenuhi sebanyak 10 buku. Dengan target tersebut, murid tidak hanya mengenal aktivitas membaca buku sebagai kebiasaan baik, tetapi juga menjadikan aktivitas membaca sebagai kebutuhan akademik.

  1. Kegiatan Literasi yang Terjadwal

Sebagai bentuk pembiasaan literasi yang berkelanjutan, sekolah memberikan fasilitas belajar ekstra melalui kegiatan literasi yang terjadwal di setiap kelas. Seperti halnya dengan kegiatan belajar mengajar (KBM) mata pelajaran umum, kegiatan literasi berjalan dengan pendampingan guru di dalam kelas. Aktivitas yang disuguhkan pun beragam, mulai dari kegiatan membaca dan menulis karya, aktivitas pembelajaran interaktif, hingga pelatihan literasi.

  1. Unjuk Baca

Program ini merupakan rangkaian akhir dari Target Bacaan Tiap Tahun, yaitu ajang apresiasi atas capaian literasi murid selama satu tahun ajaran. Melalui panggung Unjuk Baca, murid dapat melatih keterampilan berbicara dengan mempresentasikan hasil bacaan dan refleksinya terhadap sejumlah buku yang telah selesai dibacanya dalam satu tahun ajaran. Program ini tidak hanya melatih murid untuk tampil percaya diri di depan umum, tetapi juga membiasakan murid untuk mampu berpikir kritis dan analitis terhadap suatu informasi.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait